Sabtu, 16 November 2013

Keyakinan terhadap ide maupun gagasan, walaupun diejek dan ditertawakan oleh teman-teman hendaknya jalan terus. Lupakan ejekan itu. Bagaimana dulu pemilik merek aqua meyakinkan calon pelanggannya, ketika aqua masih merupakan barang langka.
Cerita Sukses Wirausaha, Artikel Kiat Sukses Pengusaha, Kiat Sukses Marketing, Kiat Sukses Interview, Kiat Sukses Usaha Rumahan, Kiat Sukses Usaha Dagang, Kiat Sukses Menjadi Pengusaha, Kiat Sukses Bisnis Online, Kiat Menjadi Orang Sukses, Kiat Sukses Usaha, Kiat Sukses Usaha Makanan, Cara Pengusaha Sukses, Kiat Sukses Wirausaha Muda, Kiat Sukses Dalam Usaha, Kiat Sukses Wirausaha Kuliner, Kiat Sukses Berbisnis, Kiat Sukses Wirausaha Modal Kecil, Tulisan Kiat Sukses Pengusaha, Kiat Memulai Usaha, Kiat Sukses Belajar, Kiat Sukses Usaha Kecil, Kiat Sukses Interview Kerja, Kiat Sukses Entrepreneur, Kiat Sukses Berwirausaha, Kiat Sukses Wirausaha Dengan Modal Seadanya, Kiat Sukses Pengusaha Muda, Kiat Sukses Usaha Laundry, Kiat Sukses Usaha Salon

Untuk menjadi usaha besar yang berangkat dari sebuah UKM (Usaha Kecil Menengah) bukanlah sebuah hal yang mustahil. Banyak pengusaha yang secara tidak langsung melalui pengalaman berharga mereka telah menginspirasi dan memberikan kiat sukses usaha.

Kiat sukses dari Bob Sadino misalnya yang memulai usaha berjualan telur ayam kampung dari rumah ke rumah ini kini menuai keberhasilan, dan menjadi salah satu tokoh pewirausaha nasional. Demikian juga jejak usaha HM.SAmpoerna, Lim Seeng bersama istrinya Tjiang Nio, tahun 1913 merintis sebuah perusahaan tembakau rokok bernama Handel Maatschappij Lim Seeng Tee, dimana modal awalnya hanyalah sebuh warung kecil di pinggir jalan, dan sedikit uang simpanan. Dan kini perusahaan tersebut telah berhasil dikembangkan secara turun temurun menjadi sebuah jaringan perusahaan berskala dunia PT. HM. Sampoerna, Tbk.

Menurut survey bahwa hampir sebagian besar UKM memiliki tantangan terbanyaknya antara lain lemahnya mencari pasar, kemampuan manajerial yang masih amburadul, serta penguasaan teknologi yang belum memadai. Saat ini pengusaha yang sukses adalah pengusaha yang mampu menghasilkan produk-produk kreatif dan inovatif, serta mengelola usahanya dengan efisien dan optimal.

Modal bukanlah hal yang prinsip dalam usaha, karena untuk memperolehnya akan banyak alternatif yang bisa diperoleh jika prinsip-prinsip usaha dapat berjalan dengan baik dan benar. Lembaga-lembaga keuangan dan perbankan selalu memburu usaha yang dijalankan dengan baik dan benar ini sebagai pasar potensialnya.
Seorang pengusaha apalagi yang masih pemula, maka tidak menjadikan modal sebagai kendala. Modal bukanlah segala-galanya. Modal yang terpenting justru adalah kemampuan itu sendiri.

Banyak pihak mengatakan bahwa seseorang tanpa modal tidak mungkin bisa berusaha. Namun ada juga seseorang yang memiliki kemampuan, tetapi modalnya tidak ada, maka usahanya tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Persepsi bahwa tak ada modal usaha tak jalan, sekilas kelihatannya benar, tetapi tidak selalu benar. Kalau kemampuan itu diartikan sempit, maka ada lompatan untuk mengatakan modal adalah kendalanya.

Kemampuan adalah sebuah ekspresi yang multidimensi. Didalamnya terkandung semangat dan motivasi yang diwujudkan dalam perbuatan nyata dalam bentuk konsep bisnis. Jika konsep bisnis ini dibuat sedemikian rupa sehingga orang dapat percaya dan mau bekerja sama, maka modal bukan lagi menjadi kendala utama.

Tetapi kita cenderung melihat, banyak orang yang membuat konsep bisnis yang muluk-muluk, sehingga harus memerlukan modal yang sangat besar. Kecenderungan ini didasari oleh adanya keinginan untuk memperoleh keuntungan secepatnya, dan sikap untuk bisa dikatakan berhasil oleh orang lain dalam waktu secepatnya pula.

Jika hal ini adalah latar belakangnya, maka pewirausaha jenis ini akan menjadikan modal sebagai panglima, dan menganggap mutlak adanya. Tetapi juga tidak bisa dipungkiri bahwa setiap usaha yang akan meningkat skala dan volumenya diperlukan modal yang memadai.

Karena itu dapat disimpulkan, modal penting, kemampuan juga sangat diperlukan. Karena keduanya berfungsi seperti dua sisi mata uang, sama pentingnya.

Pengusaha yang selalu berharap mendapatkan uang pinjaman tunai untuk mengelola usahanya dan selalu berharap dari hari ke hari itu-itu terus bisa dianggap sebagai pengusaha yang cengeng. Berikut beberapa kiat sukses yang dapat diperdalam sebagai sebuah keyakinan agar usaha Anda cepat besar.

Keyakinan terhadap ide maupun gagasan, walaupun diejek dan ditertawakan oleh teman-teman hendaknya jalan terus. Lupakan ejekan itu. Bagaimana dulu pemilik merek aqua meyakinkan calon pelanggannya, ketika aqua masih merupakan barang langka. Demikian juga Bob Sadino yang mendirikan Kemchick-nya. Juga Ribudi, pembuat becak bermotor (bentor) di Pematang Siantar, Sumatera Utara, yang bermanfaat bagi masyarakat dan murah harganya.

Categories: , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!